"Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan" adalah lafal Undang2 Dasar 1945. Dan "Setiap warga negara berhak mendapat kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat." adalah kandungan Undang-Undang RI Nomor 20 Th.2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Walau demikian diantara sebagian warga negara Indonesia ada sebagian masyarakat yang memiliki waktu luang terbatas (khususnya pekerja / pegawai). Demikian pula sebagian masyarakat yang mempunyai finansial / uang terbatas.
Demikian pula "Pendidikan Tinggi diselenggarakan dengan Sistem Terbuka" adalah amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Dan di Penjelasan UU tersebut ditulis : "Peserta didik dapat belajar sambil bekerja."
Tujuan menyelenggarakan Kelas Karyawan ini Dalam menunaikan tanggung jawab ini Perguruan Tinggi Swasta tsb menyelenggarakan Kelas Karyawan (Blended) ini beserta menjalankan Komitmen Sosial. Yaitu mengadakan kesempatan kepada masyarakat tamatan SMA/SMK/MA, D1, D2, D3/Poltek, S1 (Sarjana) / sederajat, dll-nya, baik yang memiliki waktu luang terbatas demikian juga mempunyai finansial / uang terbatas, utk meningkatkan perkuliahan (atau pindah prodi) ke jenjang Sarjana (S1) atau D-3 / Diploma Tiga atau S2 di prodi yang disenangi, secara layak serta bermutu sesuai keunggulan masing-masing Perguruan Tinggi Swasta tsb. Juga Biaya studinya dibuat sedemikian rupa agar bisa meringankan mahasiswa, dikarenakan di samping dimudahkan dgn adanya subsidi, demikian pula diterapkan bantuan program pinjaman biaya pendidikan/kuliah tanpa tanggungan serta tanpa bunga, sehingga bisa dicicil setiap bulan disesuaikan dengan kemampuan uang/finansial calon mahasiswa baru.
Mhs bisa menuntaskan kuliah tepat pada waktunya (sebagaimana masa studinya) karena sistem kuliah Kelas Karyawan diselenggarakan dgn kompeten. Di samping kuliah bertatap muka langsung berhadapan dng dosen (pengajar), sistem kuliahnya juga diselenggarakan dengan mendayagunakan berbagai metode efektif melalui tugas perorangan terarah, tugas kelompok yang komunikatif, serta diakhiri dgn bimbingan pengerjaan tugas akhir / proyek akhir (D3) / skripsi (S1) / tesis (S2) yang terarah, terprogram dan terjadwal. Sistem perkuliahannya cocok untuk pegawai yang sibuk dengan kerjanya demikian juga utk yang bukan pegawai.
Tamatan Kelas Karyawan kesanggupan penguasaan teori yang kuat sekaligus aplikasinya, dan kesanggupan profesional dan cara pandang yang luas / global; meninggikan sikap mental piawai yang berorientasi pd penanganan jawaban persoalan mengacu alur berpikir-sistem; bisa meninggikan kajian-kajian teoritis konsepsional paling mutakhir; mendapatkan kesanggupan melakukan serbaneka penelitian dasar demikian juga terapan.
Dengan pembekalan ilmu, teknologi, dan seni yang diberikan, tamatan Kelas Karyawan memperoleh kompetensi utk Sarjana (Strata Satu / S-1), Ahli Madya (Diploma Tiga / D-III) serta Magister/Master (S-2) sesuai dengan prodinya, yang bisa meninggikan jati dirinya. Dgn demikian tamatan Kelas Karyawan mempunyai kesanggupan dlm hal memperoleh mengurai dan jawaban persoalan sekaligus mengembangkan pengetahuannya.
Tamatan Program S1, D3 dan S2 Kelas Karyawan (Blended) juga bisa aktif berperan-serta pada kelompok kerja; sanggup berkomunikasi dgn para pakar pada bidang keahlian yang tidak sama dan mendayagunakan bantuan mereka; bisa mendayagunakan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; sanggup memulai rintisan pembentukan unit wiraswasta berdasarkan rumpun keilmuannya, bisa mengikuti perkembangan baru di bidang keilmuannya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti prodi di tingkat lebih lanjut.
Kompetensi dasar tamatan Program S1, D3 dan S2 Kelas Karyawan (Blended) yaitu mendapatkan mutu dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis demikian juga moral; bisa menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu serta pengetahuan senantiasa maju serta berkembang; sanggup menelusuri dan meresap informasi ilmiah; mengetahui cara serta bisa senantiasa belajar.
Di samping dibekali dengan kesanggupan bekerjasama di dlm tim, Tamatan Kelas Karyawan, demikian pula dibekali kesanggupan utk memahami ilmu serta pengetahuan terhadap etika, dibekali ilmu, etika akademik serta profesi, kesanggupan utk mendayagunakan teknologi informasi dan komunikasi utk kebutuhannya, kesanggupan memahami pengetahuan berdasarkan rumpun keilmuannya, sekaligus dibekali dengan kesanggupan serta kepiawaian mengelola tim/organisasi secara luas / global pada bidang yang sesuai bidang keilmuannya. |
| |
| |